Kamis, 08 Desember 2011

Sistem Informasi Tempat Ibadah Islamic Center Di Samarinda

                                                 Masjid Islamic Center Samarinda

 
Masjid Islamic Center Samarinda adalah masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah masjid Istiqlal. Masjid ini terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Dengan latar depan berupa tepian sungai Mahakam, Masjid ini terlihat sangat megah.
Masjid ini memiliki luas bangunan utama 43.500 meter persegi. Untuk luas bangunan penunjang adalah 7.115 meter persegi dan luas lantai basement 10.235 meter persegi. Sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 meter persegi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi. Sedangkan luas lantai mezanin (balkon) adalah 5.290 meter persegi. Lokasi ini sebelumnya merupakan lahan bekas areal penggergajian kayu milik PT Inhutani I yang kemudian dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Majid Islamic Center ini dapat menampung 40.000 jemaah, tersebar di lantai utama bias manampung 20.000 jemaah, di lantai mezzanine menampung 10.000 jemaah, dan di plaza menampung 10.000 jemaah. Terdapat 4 buah menara 4 sudut setinggi 70 meter, menara utama setinggi 99 meter, 2 buah menara pintu masuk setinggi 57 meter, dan terdapat 18 unit tempat wudhu terbuka. Lahan parkir di masjid ini sangat memadai, kapasitas di basement untuk kendaraan roda empat bisa menampung 200 unit dan untuk kendaraan roda dua bisa menampung 138 unit. Sedangkan kapasitas di tapak untuk kendaraan roda empat bisa menampung 391 unit dan untuk kendaraan roda dua bisa menampung 430 unit.
Bangunan masjid ini memiliki sebanyak 7 menara dimana menara utama setinggi 99 meter yang bermakna asmaul husna atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99. Menara utama itu terdiri atas bangunan 15 lantai masing-masing lantai setinggi rata-rata 6 meter. Sementara itu, anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid jumlahnya sebanyak 33 anak tangga. Jumlah ini sengaja disamakan dengan sepertiga jumlah biji tasbih. Selain menara utama, bangunan ini juga memiliki 6 menara di bagian sisi masjid. Masing-masing 4 di setiap sudut masjid setinggi 70 meter dan 2 menara di bagian pintu gerbang setinggi 57 meter. Enam menara ini juga bermakna sebagai 6 rukun iman.
Untuk pengguna kursi roda tidak perlu khawatir bila ingin mengunjungi Masjid Islamic Center, karna pengelola menyediakan jalan khusus untuk kursi roda yang dapat memudahkan pengguna kursi roda tanpa harus menaiki anak tangga.
Masjid Islamic Centre masih terlihat gersang karena pepohonan yang ditanam belum tumbuh besar. Untuk kebersihan, Masjid Islamic Center terbilang sangat bersih. Di setiap sudut terlihat 2 tempat sampah untuk menampung sampah organik dan sampah non organik. Dan juga setiap pagi petugas kebersihan keliling membersihkan Masjid Islamic Center, di dalam Masjid maupun di halaman Masjid.
Menjelang malam, ketika semua lampu ini dinyalakan, Masjid Islamic Center akan terlihat lebih megah. Dengan dominan lampu berwarna kuning yang membuat mata tak jenuh untuk memandang arsitektur Masjid Islamic Center yang begitu indah.
Sebaiknya untuk pengunjung disarankan untuk datang ketika Shalat Ashar dan menetap sampai setelah Sholat Isya, agar pengunjung dapat menikmati indahnya Masjid Islamic Center di siang hari dan juga di malam hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar